DALAM pengembaraan hidup manusia akan menempuh ranjau dan halangan sebagai ujian kesabaran masing-masing. ORANG yang menjadi talam dua muka adalah seperti sesumpah yang boleh menukar warna menurut keadaan. – GAMBAR HIASAN Banyak menyerah pada nasib seperti daun kering jatuh ke air dibawa arus entah ke mana. Duka lara perjalanan hidup menambah pengalaman, menjadikan manusia lebih matang, berjiwa kritis dan membentuk sejarah hidupnya sendiri. Setelah mengabdikan hidup dalam bidang kewartawanan hampir 30 tahun, ada hamba Allah menggelar diri saya sebagai talam dua muka. Saya ketawa besar apabila dituduh sedemikian. Saya tidak…
Sila Log Masuk atau Langgan untuk membaca berita sepenuhnya